Senin, 02 Juli 2012

HUJAN DAN KAMU


di akhir kemarau
mendung membawah harap
melunturkan debudebu jalanan
melahirkan aroma yang mengalir di dada
di awal penghujanan
ingin ku ceritakan padamu
hujan adalah kenangan masa kecil yang indah
dimana kita tak pernah merasakan keluhan sakit
berlari dan menari riang membuang resah
hingga segala derita dan luka kehidupan terlupakan
di hari yang belia
segala tentangmu ku rekam menjadi puisi
hingga kelak beruban
kisah tentang kita masih tetap awet
berbaris menjadi catatan rindu
meski usia kadang membuat kita amnesia
kita sama mengenggam kepedihan
karena memilih setia
sekalipun menganyam luka
namun kemarau tak pernah bisa mengeringkan kenangan
dari sebuah perasaan yang tak pernah luntur
memenuhi hatiku

Tidak ada komentar: