Senin, 21 Januari 2013

AKU MERINDUKAN MU



aku menyukai rindu
karena hanya dialah yang mempertemukan
aku dengan bayangmu dalam ingatan
sungguh, aku memilihnya,
sebab disanalah luka dan cinta menyatu
 
kesedihan,
jangan biarkan berumah di matamu
sembunyikanlah dalam lekuk senyummu
sebab kita adalah sepasang hati
yang berjauhan tapi saling merindu
jika Tuhan mengabulkan pintaku
bisakah kamu beritahu aku, secepatnya
bahwa kamu juga merinduiku
agar resahku tak lagi tumbuh subur,
sebelum rinduku berangkat tidur
agar aku tak kehilangan bayangmu dalam mimpiku
juga getar hati ini kehilangan debarnya

merinduimu
seringkali lebih membahagiakan
daripada memilikimu
sebab rindu dan mimpi selalu bersekutu
melahirkan sosokmu di setiap waktuku
dimana senyum dan binar matamu
adalah rahasia hati yang selalu sulit ku takar
ahh selalu ingin ku bersahabat dengan malam
dimana segala rutinitas selalu diam dalam hening
di situlah senyum dan binar matamu datang bertandang
bagiku malam yang hening
adalah cermin jiwa yang memantulkan bayangmu

tak ingin ku kabarkan rinduku
sebab ku khawatirkan senja akan mengaburkannya
dan dirimu tak pernah sempat merasakan ku merinduimu

jika kamu adalah laut
maka akulah sungai yang mengalir dari gunung,
betapapun jauhnya rinduku mengalir
hujan pasti akan mempertemukan kita di muara yang sama
dimana aku merasakan asinnya embun yang merinai di matamu

tahukah kamu,
mengapa aku selalu ingin
mematung di saat menatap kedip monitor
sebab disana ada wajahmu,
dimana aku terjerat
jeratan yang mempesonaku
untuk selalu melihat senyummu
seolah fajar penghangat hidupku
meski kadang signal menyembunyikan denyut nadinya
tapi ku selalu bersiasat
untuk bertukar kabar dengan suaramu
karena cinta kita telah tersesat di rimbunnya jarak
dimana kita sepakat menjadi sepasang jejak
saling menguatkan dan menyeimbangkan sepanjang jalan
dimana kecemasan tak pernah mampu menakutiku
sebab kehilangan dirimulah yang paling ku takutkan
tak pernah ku lelah merinduimu
karena dirimu tak pernah lelah mengingatkanku