Sabtu, 30 Juli 2011

GALAU HATI


aku masih saja tak memahami
jawaban dalam hujan tanya di hati ku
ketika kepergianmu laiknya pekik camar tak berumah kata
kini waktu sendirilah yang mengajariku
menelan sejemput keinginan
tentang perjumpaan yang melahirkan perpisahan
dalam memintal jalinan rapuh tanpa sedikitpun keraguan
yang menjeratku dalam kegelisahan hati

disini aku mengenangmu
saat kopi senja tersaji di beranda
debar gelisah melumatku dalam jerat rindu
ketika senja membuka gerbang malam
senyummu masih terendap dalam lamunan
saat kau lukis rasa pada lembaran purba
memang hidup tak hanya mengenal cinta
tapi luka,rindu juga asa hadirkan banyak pelangi
ketika resah tertiup bayu yang terikat keyakinan

Tidak ada komentar: