Sabtu, 17 November 2012

MEMMO BUAT AYAH



untukmu ibu
yang selalu menawarkan senyum ramah
selalu menyimpul kuat doa pada baitbait hidup yang lepas
selalu rapih menyembunyikan luka hati
dalam wajah tirusmu dengan kelembutan
wajah yang lelah selama bertahuntahun
menampung segudang risau dalam senyuman
wajah yang menyimpan banyak kerutan
lalu menyembunyikannya dalam kesibukan
menyiangi lahan dengan kasihsayang

sementara ayah, sibuk menabur pesona
lalu merampas hak anakanaknya untuk di suapi
bisanya hanya mengirim ribuan kata maaf dan janji berubah
hingga tanpa sadar mengunduli logikamu
lalu menggiringmu pada kematian

berhentilah menerima kiriman lelaki pemimpimu
setiap hari berjalan dengan airmata lalu kapan berhentinya
“disini nak; di dada ini”
sebab ayahmu sibuk mencari kenikmatan di luar pintu rumah kita”
jujur ingin ku memberikan tamparan kecil kepada ayah
agar gerak hatinya tergerak membaca hati perempuan
sebab di situ, rahasia rusuknya tersimpan rapi

Tidak ada komentar: