Senin, 12 November 2012

RINAI OKTOBER




disini di dadaku rinai oktober mulai semi
mengetuk buramnya kaca jendelamu
meninggalkan tetesan air bersama sebuah nama
seperti peladang rindukan hujan manapaki sabana
aku ingin menjelma hujan yang melingkari kemarau rindumu
saat memilah ruang bathin yang kerontang
hingga riang membuka mata hatimu
biar ku hirup hitamnya secangkir kopimu
agar malam kian hangat terselami dengan ikhlas
memburu waktuwaktu yang ngilu
sebab aku seperti punguk yang mencuri harapnya pada bulan
hanya rindu dan malam yang menghangatkannya sebagai rumah

photo by Sonny Saban

Tidak ada komentar: