Minggu, 09 Januari 2011

HUJAN DAN CINTAKU

 
Senja memeluk musim pada gegas mata hujan
Rinainya mulai menari dibingkai jendela
Meramaikan kebisuan kemudian perlahan
Tergelincir di kaca, luruh terdorong yang lain
Dan perlahan menghujam nadi kehidupan
Merahasiakan rindunya pada setiap tetes
Membuat jiwaku terjaga dari lamunan panjang
Tariannya mengusik kopi senjaku
Ada sebongkah cemas
Mengalir bersama kenanganku yang terus mencair
Menyenjukan nurani dari kemarau hati
Yang telah lama terbuai kesendirian ku
Dalam hening
Ku coba menghitung jejak waktu
Meyakini diri, lewat dialog hati
Saat rasa menentukan pilihan
Tempat rindu mengalir ke muara kehidupan
Aku ingin berlabuh di dermaga hatimu

Tidak ada komentar: