Minggu, 26 Juni 2011

ORETAN KECIL KU


wajah rembulan jatuh di telaga hati
saat derai bayu mengusik dubur serangga
pada lambaian ilalang
saat senja menitipkan takdir pada bayang malam
liukan pingul sampan
sesekali berkelit dari godaan ombak
riaknya memecah pada rintih mani bakau
mengulum bibir pantai tanpa jeda
membiuskan keindahan tanpa sempat sampaikan salam
saat ini aku telah labuhkan biduk harap
pada dermaga cinta tempat rindu ku bertumpu

 ~ * ~ 

mengaca teduh kejora pada matamu
saat wangi riap rambut mu diusik angin senja
bentangkan berjuta rindu
hingga terurai dalam hening,
riak dahaga hati ini hadir dari desah nafasmu
ingin ku semai cinta pada ladangmu
dalam riak telaga di mata hatimu
namun engkau lebih memilih harumnya cintanya
dan membiarkan putaran waktu mendewasakannya
sebab sejatinya cinta akan bermakna
jika kita menyikapinya dengan dewasa dan berhikmat

Tidak ada komentar: